Setiap pendapat adalah benar menurut oranng yang berpendapat itu sendiri., namun belum tentu benar bagi orang lain.. itu wajar2 saja.suatu pendapat yang tak ada dasarnya memang harus diwaspadai..jangan sampai kita terpengaruh dengan berbgai pendapat orang yang berbeda-beda. Kita harus telaah sedalam mungkin hingga pendapat tersebut dapat tercerna dan masuk akal,,hingga kita dapat sedikit membedakan mana pendapat yang harus kita terima dan kita tolak… langsung menyepelehkan pendapat orang juga sangat tidak bagus. Karena setiap orang punya hak berpendapat yang juga diatur dalam UUD 45.,JADI APAPUN PENDAPATNYA, sebisa mungkin menghargainya..mungkin dengan kita diam itu malah lebih baik daripada berkomentar yang kesannya merendahkan. Tetpi diam disini jangan perlihatkan mimic sinis tetapi senyumlah untuk itu. Tak ada ruginya jika kt senyum.. nah kalau merasa tidak setuju dengan pendapat orang dan ingin segera menyanggah.. maka sanggahan dengan pelan, bersifat meluruskan dan penuh makna akan lebih mengena pada yang Anda sanggah, daripada langsung mengecap pendapat seseorang itu salah, tetapi tanpa pembenahan dan dasr2 penyalahan pendapat.
Berhati-hati dengan pendapat orang yang lebih muda akan membawa kita dalam naungan tenteram. Kita perhatikan pendapat mereka dan lupakan bahwa dia lebih muda dari kita,,karena kita sedang menerima pendapatnya jadi isi dari pendapat itulah yang harus kita perhatikan. Bukan dilihat dari umurnya lalu dengan soknya kita mengecap “tahu apa sih anak kecil” padahal sebenarnya sungguh luarbiasa pemikiran seorang muda,,karena masih dibekali fikiran yang fresh dengan kejujuran dan keluguan mereka. Kadang kita tahu “pendapat itu” benar, namun pikiran kita memeksa untuk tidak menerima bahkan menyangahnya, karena suatu hal , entah itu menmentang kebiasaan kita, maupun kebiasaan umum yang sebenarnya harus dibenahi..betpa meruginya jika hal itu terjadi.
Kenapa harus tetap menghargai, memperhatikan dan mengikuti pendpat pada yang lebih muda? Karena tidak semua pendapat orang yang lebih tua dari kita akan selalu benar.,jadi menghargai pendapat adalah kepada siapa saja yang berpendapat…dengan penghargaan yang seadl-adilnya,karena yang kita hadapi adlah pendapat bukan orangnya., dan sebuah pendapat mempunyai bobot yang sama entah itu disampaikan oleh anak2 ataupun orang tua.,maksud bobot yang sama disini adalah bukan isiny namun lebih kepada “sama2 sebuah pendapat” beda halnya pendapat dengan kritik/saran/pertanyaan. perhatikan dan rasakan apa yang terjadi…!!! Hal ini akan sangat membantu anak dalam mengembangkan pola pikirnya,,dia menjadi mkir jika pendpatnya ternyata kurang tepat dan atas pembenhan orang lain, dia menjadi lebih tahu yang sebenarnya.,dan hal seperti ini justru mlah akan menambah daftar pengetahuan anak yang berdasarkan penelitian bahwa otak anak tu lebih bagus dalam penyerapan danmenyimpnan memory. Shingga akan teringat terus dalam penerapan hidup. Timbulnya keprcayaan diri seorang anak juga terbantu karena pendapatnya yang salah tidak diejek dan disalah2kan tetapi memberikan pembenaran2 pendapat.
Karena akan justru sebaliknya jika pendapat seorang anak selalu disalahkan n, mka bisa jasi timbul rasa males dan takut lagi klau akan berpendapat jika ujunya hanya disepelekan, disalahkan tanpa pembenaran.kepercayaan diri turun, malas mencari ilmu karena ilmunya selalu disalahkan/ tidak diterima.
Gimana sih rasanya jika kata2 Anda tak dihiraukan sama sekali keika lawan bicara Anda seolah mengerti apa yang akan Anda katakana, padahal apa yang lawn bicara Anda maksudkan adalah sama sekali beda dengan apa yang akan Anda sampaikan….perih sungguh perih,. Hanya kesabaran yang harus Anda tanamkan ketika hal itu terjadi. Tentu agar tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan, seperti permusuhan,dll. Kalau apa yang akan Anda sampaikan sebenarnya akan bermanfaat untuk lawan bicara Anda maka bersabarlah cari waktu yang tepat cari cara yang tepat untuk meyakinkan lawan bicara Anda bahwa apa yang akan Anda sampaikan ada manfaatnya agar lawan bicara seikit akan memberikan perhatiannya untuk mendengarkan kata2 Anda. Dan jika berbgai cara jitu telahAnda tempuh ternyata belum berhasil juga. Maka pasrahkan saja pada Yang Maha Mengetahui..,mungkin itulah yang terbaik untuk dia, mungkin belum saatnya dia menegetahui. Yang penting niat baik kita untuk berbagi telah kita laksanakan meskipun hasilnya mereka tidak mau mendengarkan, apabila informasi itu penting yang rugi dia sendiri.., apadaya kita sudah kasihan dg dia seandainya dia tidak tahu “suatu informasi” tetapi mereka menampiknya seperti kapas yang menempel di tangan kemudian ditiupnya hingga terbang entah kemana. Bahkan lebih parahnya lagi jika yang Anda ajak bicara tidak sedikitpun melihat mimic Anda, begitu meremehkan Anda, jangan putus asa. Karena serendah-rendahnya manusia meremehkan kita, Allah lah yang akan mengangkat derajat kita, Allah yang akan menghargai niat baik kita,. Betapa besar cinta Allah pada kita..insya Allah . Wallahualam bishawab.
APAKAH SEMUA YANG DIKATAKAN SESEORANG YANG LEBIH MUDA DIANGGAP KURANG BISA DIPERTIMBANGKAN DAN TERKESAN NGAWUR HINGGA AKHIRNYA OLEH YANG LEBIH TUA DIABAIKAN BAHKAN DITENTANG???
Diposting oleh
LATIHAN NULIS AH
on Selasa, 16 Februari 2010
0 komentar:
Posting Komentar