Suri tauladan yang baik dan akhlak mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW telah beliau terapkan dalam diri beliau sejak masih berusia belia, sehingga beliau mendapatkan julukan “Al Amin” (yang terpercaya).
Dengan modal kejujuran ini, beliau mendapatkan keberhasilan gemilang dalam bisnis (perdagangan) yang beliau geluti, disamping mendapatkan kedudukan yang mulia di tengah masyarakat, sekaligus disegani oleh kawan dan lawan. Hingga seorang raja kafir, Herakilus, mengakui kebenaran Islam berkat kejujuran beliau.
Kejujuran senantiasa relevan dengan zaman dalam berbagai aspek kehidupan dan akan membawa manusia pada kesuksesan di dunia dan kebahagiaan di akherat.
Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh, kejujuran itu akan menuntun kepada kebajikan, dan dan kebajikan akan menuntun jalan ke surgA. Dan sungguh, seseorang senantiasa berkata benar, hingga ia dicatat disisi Allah sebagai orang yang jujur. Sesungguhnya dusta itu menyeret kepada kedurhakaan menyeret jalan ke neraka. Sungguh, seseorang senantiasa berdusta, hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.”
(HR. Al-Bukhari-Muslim)
0 komentar:
Posting Komentar