Berkata keji, jorok, dan caci maki
Berkata keji, jorok adalah pengungkapan sesuatu yang dianggap jorok atau tabu dengan ungkapan vulgar, misalnya hal-hal yang berkaitan dengan seksual, dsb. Hal ini termasuk perbuatan tercela yang dilarang agama. Nabi beersabda:
“Jauhilah perbuatan keji. Karena sesungguhnya Allah tidak suka sesuatu yang keji dan perbuatan keji” dalam riwayat lain :”Surga itu haram bagi setiap orang yang keji”, HR. Ibnu Hibban
“orang mukmnin bukanlah orang yang suka menghujat, mengutuk, berkata keji dan jorok” HR. At Tirmidzi
Ada oramng A’rabiy (pedalaman_) meminta wasiat kepada Nabi : sabda Nabi :
“Bertaqwalah kepada Allah, jika ada orang yang mencela kekura nganmu, maka jangan kau balas dengan mencela kekurangannya. Maka dosanya ada padanya dan pahalanya ada padamu. Dan janganlah kamu mencaci maki siaapapun. Kata A’rabiy tadi : “sejak itu saya tidak pernah mencaci maki orang”.HR.Ahmad.
“Termasuk dalam dosa besar adalah mencaci maki orang tua sendiri” para sahabat bertanya : “bagaimana seseorang mencacimaki orang tua sendiri ? jawab Nabi : “ Dia mencaci maki orang tua orang lain, lalu orang itu berbalik mencaci maki orang tuanya.” HR. Ahmad.
Perkataan keji dan jorok disebabkan olehkondisi jiwa yang kotor, yang menyakiti orang lain, atau karena kebiasaan diri akibat pergaulan dengan orang-orang fasik (penuh dosa) atau orang-orang durhaka lainnya.
Teman-teman maap jika selama ini saya sering berkata keji....namun tak ada satu niatpun saya untuk menyakiti Anda semua....tegurlah ketika saya salah...itulah salah satu arti teman untuksaya.
0 komentar:
Posting Komentar